Ilmu Keperawatan UGM

Ini merupakan tempatku menuntut ilmu untuk mengejar cita-cita menjadi seorang perawat

Nursing Informatics

Pemanfaatan teknologi dan informasi dalam bidang keperawatan

Rufaidah binti Sa'ad

Perawat Muslim pertama di dunia

Rabu, 03 Oktober 2012

Perawat asal Filipina Masuk Islam Setelah Kesembuhan Pasiennya

JEDDAH, ARAB SAUDI (voa-islam.com) - Pencarian rohani seorang Perawat kepala asal Filipina yang berkerja di Pusat Kesehatan di Jeddah Arab Saudi di berbagai agama yang pernah ia peluk sebelumnya, tidak pernah memuaskan dirinya. Ia pun akhirnya tertarik dengan Islam dan mencoba mempelajarinya, meskipun demikian, saat itu ia tidak pernah berpikir bahwa dirinya akan menjadi seorang Muallaf.

Perawat kepala beragama Kristen Katholik Dania Newels tersebut akhirnya benar-benar menyatakan diri masuk Islam sepekan lalu setelah Allah Subhanahu Wata'ala memberi tanda kekuasaannya melalui kesembuhan seorang pasien yang tengah sekarat setelah sekian lama dirawat di pusat kesehatan tersebut.

Berbicara kepada Arab News, Dania Newels, 55 tahun, yang sebelumnya bernama Duris Newels menceritakan kisah hidupnya yang berasal dari keluarga Katholik, pandangan negatif mereka tentang Islam, pencarian rohaninya yang tidak pernah puas ketika memeluk berbagai agama sebelumnya, hingga memutuskan untuk memeluk Islam setelah sebuah insiden yang terjadi dalam kehidupannya.

Dania Newels mengatakan bahwa meskipun ia telah menjadi Katolik untuk waktu yang lama, dia bukan umat Katolik yang taat. Dia pergi ke sebuah sekolah Katolik karena "orang tuanya menyuruhnya untuk melakukannya".

"Keluarga dan kerabat sayamenyebut diri mereka Kristen Katolik. Jadi, ketika Anda lahir di lingkungan seperti itu, kita harus menerima apa yang ada di sekitar Anda, tanpa pernah tahu apa agama itu sesungguhnya," kata Dania.

"Di Filipina, ketika saya masih muda, kita memiliki konsepsi yang sangat negatif tentang Muslim, kami percaya bahwa mereka adalah orang jahat, pengkhianat, dan selalu melawan kami. Kami tidak pernah berurusan atau mempelajari keyakinan mereka ;. Itu hanya dalam pikiran kami , "tambahnya.

..Ketika Anda putus asa dalam hidup, Anda selalu mencari seseorang yang dapat membantu Anda. Saya telah ke gereja tapi tidak memuaskan saya..

Ketika Dania datang ke Arab Saudi pada tahun 1990 untuk bekerja, itu adalah pertama kalinya ia bertemu banyak umat Islam.

"Saya kaget mengetahui tentang Muslim, agama dan ibadah mereka karena saya belum pernah melihat hal seperti itu di Filipina dimana saya belum pernah melihat masjid atau orang melakukan Shalat.. Saya memperoleh semua informasi dasar tersebut di sini," katanya.

Dania menggambarkan hidupnya sebagai roller coaster '"dengan banyak naik turun. Dia telah melompat dari satu agama ke agama lain tetapi tidak pernah puas, katanya.

"Ketika Anda putus asa dalam hidup, Anda selalu mencari seseorang yang dapat membantu Anda. Saya telah ke gereja tapi tidak memuaskan saya.," Katanya.

Dania berteman dengan beberapa Muslim di lingukungannya bekerja, tetapi pikiran untuk memeluk Islam tidak pernah melintas di benaknya sampai sebuah insiden yang katanya berubah sudut pandangnya tentang kehidupan.

"Lima tahun lalu, saya tidak pernah berpikir bahwa saat seperti ini (menjadi Muslim-Red) akan datang dalam hidup saya. Hidup ini sangat sulit.. Saya mulai merenungkan seperti apa menjadi seorang Muslim. Saya bertanya teman-teman Muslim saya tentang hal itu dan apa yang mereka katakan, seperti tentang hari kiamat, api neraka dan kehidupan di akhirat, membuat saya tertarik. Mereka mengatakan kepada saya bahwa Allah Suhbanahu Wata'ala adalah satu-satunya Pencipta, Pemelihara dan Penjaga dan tidak ada yang selain-Nya dan Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam adalah Nabi terakhir . Percaya pada prinsip-prinsip ini membuat seseorang menjadi Muslim, hal tersebut sangat sederhana, "kata Dania.

Dia lebih lanjut membaca buku tentang Islam, menonton video tentang kehidupan Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam. Dia membaca tentang perbedaan antara Alkitab dan Al-Qur'an dan membandingkan dua agama tersebut.

"Meskipun saya mengerti banyak hal tentang Islam, saya masih memiliki keraguan dalam pikiran saya untuk masuk Islam hingga suatu hari kami menerima pasien yang akan mati.. Dia kemudian dirawat untuk waktu yang lama karena patah tulang belakang. Saya minta tanda dari Tuhan. Aku berkata kepada Tuhan bahwa saya akan menerima Islam jika pasien ini sembuh, "katanya.

..Saya hanya berdoa agar Allah Subhanahu Wata'ala akan membimbing saya di jalan yang benar dan akan ada untuk saya selalu. Saya harap saya tidak terlambat dalam menemukan cahaya kebenaran," katanya..

Dania mengatakan, karena kondisi pasien yang parah, dia tidak terlalu berharap bahwa Sultana, nama pasien tersebut, untuk pulih. "Pada hari yang sama Dr Tariq memberitahu saya bahwa Sultana sudah pulih dan dalam keadaan baik. saya tidak tahu apa yang terjadi.. Saya berkeringat dan tidak tahu harus berkata apa. Saya mengatakan kepada Dr Tariq tentang tanda yang telah saya minta kepada Tuhan untuk dikabulkan. Itu momen yang sangat saya sadari bahwa saya harus menepati janji saya dan menerima agama-Nya yang benar, jalan yang telah Dia (Allah) tunjukan, "kenang Dania.

Setelah menyatakan diri masuk Islam, Dania kemudian pergi ke Makkah untuk melakukan ibadah Jumat lalu. "Saya hanya berdoa agar Allah Subhanahu Wata'ala akan membimbing saya di jalan yang benar dan akan ada untuk saya selalu. Saya harap saya tidak terlambat dalam menemukan cahaya kebenaran," katanya.

Membanggakan

Masuknya Dania Newels kedalam Islam membuat bangga pusat kesehatan Abdulkarim Bakar Medical Center, tempatnya bekerja sejak lima tahun lalu, dan juga para staffnya.

"Ini saat yang membanggakan bagi kami. Kami senang mengumumkan bahwa perawat kepala kita menerima Islam atas keinginan sendiri dan kami berharap kesuksesannya.. Saya juga berterima kasih anggota staf Muslim kami yang membantu Dania dalam memahami Islam dalam perspektif yang benar," kata Dr Tawfik MN Rahaimy, CEO dan direktur eksekutif dari pusat medis itu.

"Kami di pusat kesehatan ini, tidak hanya sekedar anggota staf tetapi adalah keluarga kecil," tambahnya, berterima kasih kepada Muhammad Bakar, ketua dewan pengawas, dan Dr Zakiya Baker Muhandis untuk "dukungan terus menerus kepada klinik dan staf" mereka.

Sementara itu Muhammad Bakar dalam sambutannya mengatakan "Islam adalah agama yang lengkap, yang bukan hanya milik Arab Saudi dan orang Arab tetapi adalah agama alam semesta. Dalam Islam, Anda langsung berhadapan dengan Pencipta Anda.. Hal ini tidak hanya untuk kehidupan anda sekarang, tetapi juga untuk hidup Anda di akhirat, "katanya seraya memberi selamat kepada Dania dan berdoa agar Allah selalu membimbingnya.

Sumber: http://www.voa-islam.com/news/world-world/2012/05/11/19071/perawat-asal-filipina-masuk-islam-setelah-kesembuhan-pasiennya/

Rufaidah binti Sa'ad

Keperawatan sudah dikenal sejak zaman nya Nabi Muhammad SAW, pada masa itu belum ada yang nama nya dokter. Tokoh keperawatan  muslimah pertama kali yaitu Rufaidah Binti Sa'ad lahir di Yahtrib tinggal di Madinah. beliau dengan sukarela menjadi perawat tanpa imbalan dan tanpa membeda-bedakan status sosial. dengan sepenuh hati dan kasih sayang Rufaidah binti Sa'ad mengobati para pahlawan yang terluka, bukan cuma para pahlawan tapi para musuh pun diobatinya dengan sepenuh kasih.

Rufaidah binti Sa’ad adalah dari kaum Khazraj. Ayahnya merupakan seorang tabib (phycisian). Beliau mempelajari ilmu kejururawatan semasa membantu ayahnya bekerja.
Beliau adalah seorang pengurus dan ketua yang berkebolehan, mampu menggerakkan pasukannya  untuk menghasilkan tugas yang terbaik. Selepas kerajaan Islam tertegak di Madinah Rufaidah r.a  mengabdikan diri merawat kaum muslimin yang sakit, dan membina khemah di luar Masjid Nabawi ketika suasana damai.

Dan ketika perang Badar, Uhud, Khandaq dan Khaibar beliau menjadi sukarelawan dan merawat tentera Islam yang terluka akibat perang. Nabi Muhammad S.A.W.  sendiri memerintahkan prajurit yang cedera dirawat olehnya. Contohnya sewaktu perang Khandaq, Sa’ad bin Mu’adh ra. yang cedera telah dihantar ke khemah ‘perubatan’ yang dibina di medan perang Khandaq dan dirawat oleh Rufaidah r.a
.
Semasa di dalam satu peperangan,beliau telah merawat Sa’ad bin Ma’adah dengan mencabut anak panah yang telah tertusuk di tangannya dan beliau telah berjaya menghentikan pendarahan. nabi Muhammad S.a.w telah beberapa kali melawat nya di khemah. akhirnya, Sa’ad Al-Ma’adah telah meninggal dunia semasa peperangan Bani Quraidat.

Rufaidah telah berjaya melatih sekumpulan wanita sebagai jururawat. Apabila Nabi Muhammad telah bersiap sedia untuk ke tempat peperangan Khaibar, Rufaidah dan sekumpulan jururawat sukarelawan telah berjumpa Nabi Muhammad s.a.w untuk meminta kebenaran untuk bersama-sama dalam peperangan tersebut dan nabi Muhammad s.a.w telah memberi kebenaran untuk bersama-sama dalam peperangan tersebut untu merawat para askar yang tercedera.

Sejarah Islam juga mencatat beberapa nama yang bekerja bersama Rufaidah r.a. seperti : Ummu Ammara, Aminah, Ummu Aiman, Safiyah, Ummu Sulaim dan Hind. Selain itu jururawat Islam yang terkenal adalah Ku’ayibah, Aminah binti Abi Qays al Ghifariyah, Umm ‘Atiyyah al Ansariyah, and Nusaibah binti Ka’ab al Maziniyyah, Rubayyi’ bt Muawwiz dan lain-lain.

Adapun perawat yang terkenal di belahan bumi Eropa dan Amerika yaitu Florence Nightingale sebagai tokok keperawatan modern. Florence Nightingale lahir dari keluaraga berada dengan masa depan yang cerah. Florence Nightingale dikenal sebagai perawat dan teoris pertama yang memiliki body of knowledge keperawatan. Nightingale menekankan fokus intervensi keperawatan adalah membuat lingkungan yang kondusif bagi manusia untuk hidup sehat. Sebagian besar dari pemikiran Nightingale masih relevan dengan pendidikan keperawatan di indonesia pada masa sekarang maupun yang akan datang.

Keperawatan Indonesia khususnya lebih mengenal Florence Nightingale sebagai tokoh keperawatan, yang mungkin saja lebih di karenakan konsep keperawatan modern yang mengadopsi literature barat.

Nursing Informatics


Nursing Informatics adalah kuliah elektif atau kuliah pilihan di Ilmu Keperawatan UGM. Nursing Informatics merupakan pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang keperawatan. ini bertujuan untuk memudahkan seorang perawat dalam melakukan pelayanan kesehatan. pemanfaatn teknologi informasi saat ini sudah banyak didukung oleh alat-alat/gadget yang canggih. kita bisa memanfaatkan smartphone, Ipad, laptop dalam memudahkan pekerjaan perawat. banyak aplikasi yang tersedia yang mendukung gadget tersebut.
Penggunaan teknologi dalam bidang kesehatan dibedakan menjadi dua kelompok, yakni manajemen kesehatan dan pelayanan kesehatan. Hal ini memudahkan sebuah Rumah Sakit dalam memanajemen rumah sakitnya, misalkan saja dalam menghitung pengeluaran dan gaji pegawainya. Pemanfaatan dalam pelayanan kesehatan dapat digunakan dalam rekam medis elektronik, pemberian obat dan lainnya. Sehingga harapannya pelayanan kesehatan kepada klien menjadi meningkat

Contohnya saja, kita bisa belajar Sistem Informasi Manajemen Keperawatan (SIMKep). Sebelum ada SIMKep bisa kita bayangkan berapa banyak kertas Rekam Medis yang akan menumpuk bertambah setiap harinya di dalam Rumah Sakit? Berapa banyak pohon yang ditebang untuk membuat kertas? Dengan SIMKep kita bisa menghemat pemakaian kertas dan mempermudah proses perekaman data pasien. Karena data pasien nanti akan diketik dan dismpan didalam hardisk/memori server yang bisa diakses kapanpun. Hal ini akan mengefisiensikan pengguanaan ruang dan kerja perawat.

sekarang kita tidak perlu bersusah payah untuk membawa buku diagnosis keperawatan yang begitu tebal, karena aplikasi diagnosis bisa di install di handphone kita. walaupun tidak semua handphone bisa digunakan. selain itu kita bisa menginstall apilkasi lainnya yang bermanfaat bagi dunia keperawatan.

pada intinya teknologi diciptakan untuk memudahkan seseorang dalam melakukan pekerjaannya, percuma jika teknologi ada tapi justru menyulitkan penggunanya dalam melakukan pekerjaan.

Ilmu keperawatan UGM


Di sini tempatku menuntut ilmu, tempatku bertemu kawan-kawanku, tempatku mengekspresikan diri, tempatku belajar berorganisasi, tempatku belajar mandiri, dan tempat sebagian kenangan manis hidupku.

Di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (PSIK FK UGM) Yogyakarta tempatku meraih cita-citaku.

Perawat/ners merupakan tenaga kesehatan yang juga memiliki peran dalam mengatasi kesehatan bangsa. PSIK FK UGM diharapkan mampu menghasilkan ners yang memiliki kemampuan akademik profesional untuk mengelola asuhan keperawatan yang berkualitas, baik di pelayanan kesehatan Rumah Sakit, masyarakat maupun institusi pendidikan dan kemampuan manajerial di bidang keperawatan yang handal, berstandar internasional, etis, humanis, dan berbudaya. Program Pendidikan Ners FK UGM meliputi program pendidikan akademik (sarjana keperawatan) dan program pendidikan profesi (ners) serta S2 keperawatan maternitas.
Tahapan Perkuliahan
  • Lama studi 11 semester (8 semester kegiatan kuliah dan 3 semester profesi/internship)
  • Beban studi 147 SKS
  • Lulusan diberi gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep/Ners)
Informasi lebih lanjut tentang Prodi Ilmu Keperawatan dapat diperoleh di
Program Studi Ilmu Keperawatan
Gedung Ismangoen Fak. Kedokteran Jl. Farmako Sekip Yogyakarta 55281
Indonesia
Phone:
+62 (274) 545674
Fax:
+62 (274) 631204

ENTREPRENEURSHIP NURSING


PENGERTIAN ENTREPRENEUR
Entrepreneur sebuah kata yang berasal dari bahasa Perancis yang bermakna seseorang yang melakukan dan mengoperasikan kegiatan enterprise (perdagangan) atau venture (bisnis) yang dihubungkan dengan pengambilan resiko. Dalam  Kamus Besar Bahasa Indonesia, entrepreneur diartikan sebabagai orang yang pandai atau berbakat dalam membuat produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

Definisi entrepreneur ini terus berkembang dengan bermacam penekanan sejalan dengan peradaban manusia. Richard Cantillon, misalnya, mendefinisikan entrepreneur sebagai orang yang mempekerjakan diri sendiri. Mereka adalah orang-orang yang membeli sesuatu pada harga tertentu dan menjualnya pada harga tak tentu di masa depan. Entrepreneur di sini identik dengan mereka yang menanggung ketidakpastian (uncertainty) atau risiko. (Bisnis Indonesia, 9 Oktober 2003)
Menurut Rhenald Kasali entrepreneur adalah seseorang yang menyukai perubahan, melakukan temuan-temuan yang membedakan dirinya dengan orang lain, menciptakan nilai tambah, memberikan manfaat bagi dirinya dan orang lain, karyanya dibangun berkelanjutan (bukan ledakan sesaat) dan dilembagakan agar kelak dapat bekerja efektif di tangan orang lain (dalam Paulus Winarto, 2005).

PENGERTIAN NURSEPRENEURS
Dalam fundamental of Nursing, Taylor, Lilis dan leMone (1997:11), membahas tentang expanded career Roles and function of Nurses, meliputi ; clinical Nurse specialist, Nurse practitioner, Nurse anesthetist, Nurse midwife, Nurse educator, Nurse administrator, Nurse researcher, Nurse entrepreneur. Nurse entrepreneur is a nurse , usually with an advanve degree, who may manage a clinic or helath related business, conduct research, provide education or serve aas an adviser or consultant to institutions, political agencies or business.

Secara konseptual Nursepreneur termasuk dalam pengembangan karir dari peran dan fungsi perawat. pengembngan karir tersebut dapat menjadi pengelola klinik atau sarana kesehatan lainnya. Misalnya manager spa, manager fisioterapi, manager Nursing Center, manager Balai kesehatan swasta, pemilik massage dan refleksi, meskipun dalam pelaksanaan teknisnya banyak melibatkan profesi lain sebagai pelaksana, dalam hal ini perawat dapat bertindak sebagai pemilik modal, penggagas ide, pemilik saham, atau owner yang akan menggaji karyawannya. Hal seperti ini sudah mulai ada di Indonesia, misalnya Saat pembubaran Konas jiwa, Penulis peranh berkunjung ke klinik perawat yang mengelola kolam renang, balai kesehatan sekaligus pemancingan di daerah Soreang. Di Bali perawat memiliki balai Keperawatan yang dipadukan dengan fisioterapi.

Nursepreneur adalah rangkaian dari dua kata kata yaitu “nurse’ dan “entrepreneur”. Nurse artinya seorang perawat, sedangkan Entrepreneur sendiri memiliki berbagai pengertian dan sifat, salah satunya yang disampaikan oleh  John G. Burch dalam http:wikipedia.org/wiki/Entrepreneur., Entreprenuer memiliki sifat :
Berhasrat mencapai prestasi
Seorang Pekerja keras
Ingin bekerja untuk dirinya
Mencapai kualitas
Berorientasi kepada Reward dan Kesempurnaan
Optimis
Berorganisasi
Berorientasi kepada keuntungan

Entrepeneur bagi perawat sebetulnya bisa dipelajari sambil melakukannya (learning by doing), namun harus diingat bahwa wawasan tentang jenis usaha yang akan dipilih tetap sangat diperlukan karena jika tanpa hal itu sama dengan menyelam ke dasar laut tanpa tabung gas. Agar konsep Entrepeneur dapat dipahami lebih jauh dalam kaitannya dengan konsep nursepreneur, akan dicakup lima ciri entrepeneur unggulan (Paulus Winarto, 2005):
1. Berani mengambil risiko.
Perawat berani memulai sesuatu yang serba tidak pasti dan penuh risiko. Tentu tidak semua risiko diambil melainkan risiko yang telah diperhitungkan dengan cermat (calculated risk).
2. Menyukai tantangan.
Segala sesuatu dilihat sebagi tantangan, bukan masalah. Perubahan yang terus terjadi dan jaman yang terus berubah menjadi motivasi kemajuan bukan menciutkan nyali seorang perawat entrepreneur unggulan. Dengan demikian, ia akan terus memacu dirinya untuk maju, mengatasi segala hambatan.
3. Punya daya tahan yang tinggi.
Seorang entreprenur harus banyak akal, kretaif dan tidak mudah putus asa. Ia harus selalu mampu bangkit dari kegagalan serta tekun.
4. Punya visi jauh ke depan    
Segala yang dilakukan perawat punya tujuan jangka panjang meski dimulai dengan langkah yang amat kecil. Ia punya target untuk jangka waktu tertentu. Bagaimana tahun berikutnya, 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, dan seterusnya. Usahanya bukan letupan-letupan sesaat dan bukan pula karena latah (ikut–ikutan).
5. Selalu berusaha memberikan yang terbaik.
Perawat entrepreneur akan mengerahkan semua potensi yang dimilikinya. Jika itu dirasa kurang, maka ia akan merekrut orang-orang yang lebih berkompeten agar dapat memberikan yang terbaik kepada pelanggannya.

Jadi yang terpenting dari seorang Nursepreneur adalah inovasi dan keberanian untuk mengambil risiko serta siap bekerja keras mencapai tujuan dengan optimis. Inilah yang membuat entreprenur selalu tampil dengan gagasan–gagasan baru yang segar, melawan arus pemikiran orang banyak atau kreatif. Bahkan terkadang dicap gila pada awal kemunculannya karena bertentangan dengan kebiasaan umum. Tapi, bukankah perahu dapat berlayar dan layang-layang hanya dapat terbang tinggi jika ia mampu melawan arah arus angin? Tampaknya, begitu pula caranya jika kita ingin menjadi nursepreneur  unggulan. (Paulus Winarto, 2005)

Terkadang kita jumpai pelayanan keperawatan di ruang VIP beda dengan di ruang kelas III. Perawat yang melakukan perawatan perawatan di ruang VIP lebih maksimal dalam perawatannya dibanding ruang kelas III. Dengan mempelajari entrepreneurship ini, seorang perawat harapannya tidak membeda-bedakan kualitas perawatannya dan tidak mengandalkan pekerjaan perawat sebagai mata pencaharian utama. sehingga pekerjaan itu dilakukan dengan tulus untuk melayani pasien bagaimanapun kondisinya.